Kamis, 24 Mei 2012

Wawancara with Erlindaaaa


Narasumber kami yang ketiga yaitu, Erlinda yang biasa dipanggil Linda. Menurutnya awal masuk kelas komunikasi ia merasa kaget, karena dia tidak mengetahui komunikasi itu apa, karena dia tidak pernah dengar jurusan komunikasi. Dia masuk jurusan komunikasi IPB karena kemauan kedua orang tuanya. Dia tidak mengelak karena orang tua terutama Ibunya tetap menginginkan ia masuk komunikasi, tetapi selain karena hal tersebut ia juga mau mencoba masuk jurusan komunikasi.

Menurutnya perbedaan saat SMA dengan kuliah adalah dalam hal tugas. Tugas kuliah itu sangat berat dibanding SMA, tetapi tetap seru. Menurutnya kalau di SMA tidak menyenangkan tugas-tugasnya karena terlalu banyak hitung-hitungan, dia tidak menyukai hitung-hitungan.

Dosen-dosen komunikasi sendiri itu relatif, ada yang mengasikkan ada yang menyebalkan. Tetapi jika seorang dosen itu memberi tugas yang menantang berarti dosen tersebut asik.

Teman-teman dalam kelas komunikasi beraneka ragam ada yang iseng, ada yg serius, tapi ia paling suka dengan orang yang mau membeli dagangan dia :D

Mata kuliah yg disuka adalah komunikasi kelompok, karena ia menyenangi sewaktu ada tugas debat dan diskusi karena hal tersebut membuat kelas menjadi ramai :D

Cara mengatasi masalah yang timbul dalam kelompok adalah dengan musyawarah. Jika ada yang egois orang tersebut harus memberikan alasan yang tepat dan masuk akal dahulu baru alasannya dapat diterima.
Ada suka dukanya dalam mengerjakan tugas. Dukanya tiap kali mengerjakan tugas wawancara ke Jakarta, ia selalu pulang malam jam 12 baru tiba di rumah. Sementara suukanya disaat mengerjakan tugas di rumah Amel di Bekasi karena bersama-bersama dengan teman-teman dan di situ kebersamaan sangat terasa seperti keluarga sendiri.

wawancara dengan Faniii ~

Narasumber kami yang kedua, yaitu Dewi Rezki yang biasa dipanggil Fani menurutnya awal masuk kelas komunikasi ia merasa belum nyaman karena belum menemukan teman yang cocok dengan dia. Namun seiring berjalannya waktu ia pun menemukan teman-teman yang cocok dengan dia. dalam suka duka mereka selalu bersama.

Menurut dia dosen-dosen komunikasi baik, dan kita sebagai mahasiwa harus menghargai dosen-dosen kita, karena dosen itu sangat berjasa untuk nilai kita ke depannya.

Menurut Fani semua dosen berkesan, tetapi ada salah seorang dosen yang berkesan menurut Fani orangnya suka menggombal, walaupun gombalannya itu garing tapi tetap saja membuat mahasiswa tertawa, karena setiap praktikum beliau tidak terlalu banyak memberikan tugas, dan juga saat mengajar beliau asik, bisa berbaur dengan mahasiswa, yaitu Pak Wily J

Teman-teman KMN kelas A menurut Fani mempunyai karakter yang berbeda, mereka menyenangkan tetapi terkadang mereka menyebalkan.

Menyebalkan dalam hal ini adalah pada saat kerja kelompok. Terkadang teman sekelompoknya ada saja yang egois, mau menang sendiri, tidak menghargai pendapat orang lain. Namun hal tersebut akhirnya dapat teratasi dengan adanya penengah diantara anggota kelompok yang bisa mendamaikan kita.

Beralih ke tugas-tugas yang ada, tugas yang diberikan sangat menyita waktu, melelahkan namun itu semua sudah menjadi kewajiban kita sebagai mahasiswa dan semuanya demi masa depan. Kita tidak boleh mengeluh dengan tugas yang banyak. Tugas-tugas tersebut dapat melatih kita jika nanti kita kita berhadapan dengan dunia kerja.

Lama Ga ngebloooog --

malam ini admin LEM~Kertas buka blog lagi, walau tadi siang salah satu admin Lem ga bisa log in tapi tetap semangat nih buat nulis lagi malam ini :D

Lama hilang dari peradaban blog ini, kini Lem kembali hadir dengan berita-berita yang ingin di posting. kemaren-kemaren admin lagi sibuk nih, ngerjain tugas di semester dua. belakangan ini kita di sibukan dengan tugas Komunikasi Antar Budaya untuk buat film dokumenter yang memakan waktu hampir satu bulaaan -_- waha walau berat tapi teetp asik, lebih asyiiiknya itu karena admin Lem satu kelempok jugaaa lhoo :D
 baru-baru ini kita ngerjain tugas KAB itu ke Bekasi lhooo, bareng-bareng di sana nge-take foto dan video tentang kebudayaan Bekasi :D

ngomong-ngomong Lem punya foto baruuu nih, jadi update foto dulu aaah :D


Wawancara with Tauristyaa ~


Kelompok Lem Kertas telah melaksanakan wawancara pada tiga narasumber, pada hari Rabu tanggal 23 Mei 2012. Narasumber kami terdiri dari tiga orang mahasiswi Komunikasi kelas A, yaitu Erlinda dari kelas KMN A1, Tauristia dan Dewi Rezki dari kelas KMN A2.

Menurut narasumber kami yang pertama kami wawancara, yaitu Tauristia menurutnya awal masuk kelas komunikasi dia merasa masih canggung terhadap teman-teman barunya. Ia masih merasa sendiri karena belum menemukan teman yang cocok dengan dia. Setelah beberapa waktu lama dia berada di kelas komunikasi, ia merasakan perbedaan saat ia SMA dengan kuliah. Perbedaan yang mencolok tentu sudah pasti dari teman-temannya. Menurutnya teman-teman di kuliah lebih dewasa dibanding teman-teman saat di SMA.

Beralih ke dosen-dosen komunikasi, menurut Tauristia, dosen-dosen komunikasi sebenarnya asik-asik dan baik. Tetapi ketika mereka memberi tugas, tugas tersebut tidak terkontrol, karena terlalu banyak tugas yang dikasih.

Menurut Tauristia dosen yang paling berkesan untuk dia adalah Pak Ezy, karena Pak Ezy itu orangnya gendut-gendut imoetz, chuaby, dan ngegemesin :D

Dan mengenai mahasiswa KMN kelas A menurutnya mereka merupakan teman-teman yang baik, asik-asik juga tentunya karena mahasiswa komunikasi pintar bergaul dan supel, tetapi menurutnya masih ada kelompok-kelompok tertentu yang masih menutup diri, belum bisa menyatu dengan teman-teman yang lain. Dan juga masih banyak kelompok yang tidak mau bergabung dengan yang lain.

Mengenai mata kuliah, selama kuliah ia menyukai mata kuliah sosiologi komunikasi karena saat praktikum Pak Hudi lebih banyak mengeluarkan games.

Dalam setiap mata kuliah pasti ada pembagian kelompok. Dan di dalam kelompok tersebut sudah pasti banyak perbedaan pendapat antar anggota kelompok. Menurut Tauristia cara mengatasi perbedaan pendapat tersebut dengan saling menghargai pendapat satu sama lain, tidak memaksakan kehendak dan tidak mengutamakan ego masing-masing individu.

Tugas yang menumpuk membuat Tauristia harus bekerja keras, banyak mengeluarkan pikiran. Hal tersebut membuat fisik dan pikirannya lelah. Tetapi apabila tugas tersebut telah terlaksanakan dan selesai dengan baik ia merasa sangat tenang dan lega.

Kamis, 23 Februari 2012

Nulis itu ngilangin Galau

Aduh malam ini gue galau, galau banget sampe-sampe gue ga muud buat makan, mandi, tidur ampe megang duitpun gue ga nafsu *ketauan banget ngebohongnya :D
langsung deh gue nyalain komputer, gw buka blog LEM ini, gue curhat banyaaaaaak di sini, yaaa gue akhirnya mendapatkan satu fakta yang mengejutkan kalo gue ngerasa lega setelah guw nulis di Blog ini *fyuuuuuh
tampang gue yang tadinya kaya disebelah jadi lebih lega rasanya *kaya abis boker aja -_-
intinya mah, gue seneng ngeblog, nulis-nulis segla hal tentang apa yang gue mau, aku mau begini aku mau begitu aku ingin ini itu bnayak sekali *lah jadi nyanyi gue :D

Ngerjain PPT dan selesai dengan terhormat





Hari ini LEM ngerjain tugas pertamanya di Komunikasi kelompok sebagai kelompok yang kompak. pagi tadi setelah LEM dimabukan oleh Deutsch (bahasa Jerman) LEM langsung buru-buru go ke Ebeth's Kost :D *gaye bener gue. langsung caooo ngerajin tugas PPt walau gue (Liana) udah bikin konsepnya dan ngumpulin bahan, tanpa kerjasama yang baik dengan anggota LEM lain kaya Melani ga mungkin deh kita bisa nyelesaiin tugas yang Deadline itu ;D soalnyee besok pagi kita harus presentasi kelompok kitaaa :D
ga taunye waktu kita ngerajin PPT itu ga cukup soalnya kita ada praktikum Komunikasi AntarBudaya jam setengah 12 wwoooowww >o< manteb dah bolak balik ke kampus. setelah praktikum baru deh kita ngerjain lagi PPt kitaaa dan all hasil ... (den deng denggg *nada ngagetin) walau kadang gue ga jelas, LAPTOPnyeee MATI =0 haaanjriiit mati deh, mau ga mau pulang dan gue harus nyetak ID Card LEM, tunggu ya dipostingan berikutnya mengenai pamer ID Card :D
thaaank u :*

LEM-Kertas



LEM adalah kepanjangan dari nama-nama anggota yaitu Liana, Elizabeth, dan Melani. LEM sendiri berdiri pada tanggal 19 Februari 2012. Mengapa kita menggunakan LEM untuk nama kelompok kita, karena supaya orang-orang mudah mengenal kelompok kita dan karena LEM selalu bisa merekatkan benda-benda yang menggunakannya. Artinya kelompok kami ini anggotanya selalu merekat seperti lem.
Mengapa bisa terbentuk kelompok ini? Karena anggota dari LEM ini sama-sama menyukai bidang Jurnalistik. Menurut kami Jurnalistik ini banyak memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam hal menulis. Kita bisa menuangkan ide-ide yang kami punya kemudian menuliskannya menjadi tulisan yang menarik untuk dibaca.
Mengapa menyukai dunia Jurnalistik? Awalnya kami iseng-iseng membuat tulisan tentang keseharian kami, apa yang kami alami dalam sebuah blog. Lalu lama kelaman hal tersebut menjadi kebiasaan dan kami ternyata menyukainya dan menjadikan menulis itu menjadi sebuah hobi yang terus kami tekuni.
dan akhirnya kami memutuskan untuk bergabung dan mambuat kelompok yang bernama LEM untuk lebih mendalami dunia Jurnalistik.